1. RC
Seri
|
Beban |
V terukur |
I terukur |
V pada beban |
Impedansi |
|
Xa = 100 ohm |
6,07 V |
0,95 mA 0,0095 A |
1,321 V |
255,467 Ω |
|
Xb = 100 ohm |
1,335 V |
|||
|
Xc = 10 μF |
5,35 V |
2. RLC
Seri
|
Beban |
V terukur |
I terukur |
V pada beban |
Impedansi |
|
Xa = 100 ohm |
6,05 V |
0,23 mA 0,0023 A |
1,463 V |
176,48 Ω |
|
Xb = 22 mH |
0,138 V |
|||
|
Xc = 10 μF |
5,80 V |
3. RLC
Paralel
|
Beban |
V terukur |
I terukur (total) |
I1 |
I2 |
I3 |
V pada beban |
Impedansi |
|
Xa = 100 ohm |
5,97 V |
0,54 mA 0,0054 A |
1,20 mA 0,0012 A |
|
|
5,51 V |
14,958 Ω |
|
Xb = 22 mH |
5,97 V |
0,54 mA 0,0054 A |
|
0,90 mA 0,009 A |
|
5,25 V |
14,958 Ω |
|
Xc = 10 μF |
5,97 V |
0,54 mA 0,0054 A |
|
|
2,40 mA 0,0024 A |
5,48 V |
14,958 Ω |
1. RC Seri
a.
Susunlah rangkaian seperti pada gambar 4.2
b. Atur
nilai beban R dan C sesuai dengan kondisi yang dimiliki, dimana pada kit modul,
nilai :
• Xa = 100 ohm
• Xb = 100 ohm
• Xc = 10 uF
c.
Rangkailah rangkaian menggunakan kabel jumpersesuai dengan bentuk rangkaian
yang sudah ada pada module kit
d.
Hubungkan amperemeter dan voltmeter pada base station pada titik yang
ditentukan
e.
Hidupkan catu daya, atur tegangan sesuai jurnal
f. Ukur
nilai arus dan tegangan yang terbaca pada titik yang ditentukan, catat pada
jurnal
g. Ukur
nilai tegangan pada masing masing beban, catat pada jurnal
h.
Hitunglah nilai impedansi rangkaian menggunakan rumus impedansi rangkaian RC
2. RLC
Seri
a.
Susunlah rangkaian seperti pada gambar 4.4
b. Atur nilai beban R, L dan C sesuai dengan kondisi yang dimiliki, dimana pada
kit modul, nilai :
Xa = 100 ohm
Xb = L2 = 1 mH
Xc = 10 uF
c. Rangkailah rangkaian menggunakan kabel jumpersesuai dengan bentuk rangkaian
yang sudah ada pada module kit
d. Hubungkan amperemeter dan voltmeter pada base station pada titik yang
ditentukan
e. Hidupkan catu daya, atur tegangan sesuai jurnal
f. Ukur nilai arus dan tegangan yang terbaca pada titik yang ditentukan, catat
pada jurnal
g. Ukur nilai tegangan pada masing masing beban, catat pada jurnal
h. Hitunglah nilai impedansi rangkaian menggunakan rumus impedansi rangkaian
RLC seri
3. RLC
Paralel
a.
Susunlah rangkaian seperti pada gambar 4.5
b. Atur nilai beban R dan C sesuai dengan kondisi yang dimiliki, dimana pada
kit modul, nilai :
Xa = 100 ohm
Xb = 100 ohm
Xc = 100 ohm
c. Rangkailah rangkaian menggunakan kabel jumper sesuai dengan bentuk rangkaian
yang sudah ada pada module kit
d. Hubungkan amperemeter dan voltmeter pada base station pada titik yang
ditentukan
e. Hidupkan catu daya, atur tegangan sesuai jurnal
f. Ukur nilai arus dan tegangan yang terbaca pada titik yang ditentukan, catat
pada jurnal
g. Ukur nilai tegangan pada masing masing beban, catat pada jurnal
h. Hitunglah nilai impedansi rangkaian menggunakan rumus impedansi rangkaian
RLC Paralel
1. PERCOBAAN RC SERI
1. Analisa
pengarus L,R, dan C terhadap sudut phasa!
Jawab:
-
Resistansi (R) : Resistansi tidak menyebabkan penggeseran fasa antara tegangan
dan arus, dimana tegangan dan arus berada dalam fasa (sudut fasa 0°).
-
Induktansi (L) : Induktansi menyebabkan arus tertinggal di belakang tegangan
sebesar 90°. Dalam rangkaian RLC paralel, komponen induktif membuat arus total
tertinggal di belakang tegangan dengan sudut yang bergantung pada besar
induktansi dan frekuensi sinyal.
-
Kapasitansi (C) : Kapasitansi menyebabkan arus mendahului tegangan sebesar 90°
dalam rangkaian RLC paralel, komponen kapasitif membuat arus total mendahului
tegangan dengan sudut yang bergantung pada besar kapasitansi dan frekuensi
sinyal.
2. Analisa
Impedansi pada rangkaian RC Seri!
Jawab:
Pada
rangkaian RC Seri, komponen resistor dan kapasitor dihubungkan dalam satu
jalur. Tegangan total pada rangkaian adalah penjumlahan vektor dari tegangan
pada resistor dan kapasitor Impedansi nya melibatkan penentuan besar Impedansi
total dan sudut fasa. Dimana besar Impedansinya:
Dapat
dilihat bahwa hubungan Impedansi dengan resistor dan juga kapasitor berbanding
lurus. Artinya semakin besar nilai resistor dan kapasitor semakin besar juga
Impedansinya.
3. Analisa
Impedansi pada rangkaian RLC Seri!
Jawab:
Pada
rangkaian RLC Seri, resistansi(R),induktansi(L), dan kapasitansi(C) dihubungkan
secara berturut dalam satu jalur dimana besar Impedansi adalah:
Pengaruh
masing-masing komponen terhadap Impedansi total dan sudut fasa bergantung pada
nilai komponen tersebut dan frekuensi sinyal. Resistansi besar akan membuat
Impedansi besar reaktansi induktif menyebabkan arus tertinggal di belakang
tegangan. Sementara reaktansi kapasitif menyebabkan arus mendahuluinya
tegangan.
4. Analisa
Impedansi pada rangkaian RLC Paralel!
Jawab:
Pada
rangkaian RLC paralel, resitansi(R), induktansi(L), dan kapasitansi (C) di
hubungkan secara berurutan dalam rangkaian paralel. Dimana rumusnya:
Pada rangkaian ini Impedansi nya bernilai sangat kecil, ini sesuai atau hampir
sama dengan prinsip resistor paralel dimana hambatan yang di hubung paralel
akan lebih kecil dari pada seri.
Laporan Akhir Tulis Tangan [Disini]
Komentar
Posting Komentar